Rabu, 08 Juli 2015

Cinta dan Harapanku

Cinta dan Harapan
Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan
Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia
Dan pria berkata ingin menjadi matahari.
Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari,
bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga…
Wanita berkata ingin menjadi rembulan
dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari.
Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu,
tetapi pria ingin tetap jadi matahari….
Wanita berkata ingin menjadi Phoenix …
yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari,
dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari….
Wanita tersenyum pahit dan kecewa.
Wanita sudah berubah tiga kali…
namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari,
tanpa mau ikut berubah bersama wanita.
Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali
tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari….
Pria merenung sendiri dan menatap matahari
Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari
agar bunga dapat terus hidup
Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga
agar ia tumbuh, berkembang.. .
dan terus hidup sebagai bunga yang cantik.
Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh
dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga.
Ini disebut KASIH….. yaitu memberi tanpa pamrih.
Saat wanita jadi bulan,
pria tetap menjadi matahari…. .
agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi.
Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari,
tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan,
siapakah yang ingat kepada matahari ?
Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan
walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan…
dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya
sebagai pemberi cahaya
agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut….
Ini disebut dengan PENGORBANAN
menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.
Saat wanita jadi phoenix yang dapat terbang tinggi,
jauh ke langit bahkan di atas matahari…
Pria tetap selalu jadi matahari
agar phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau
dan matahari tidak akan mencegahnya
Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh,
namun matahari akan selalu menyimpan
cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix
Matahari selalu ada untuk phoenix kapan pun ia mau kembali
walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari
Tidak akan ada makhluk lain selain phoenix
yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cintanya…. .
Ini disebut dengan KESETIAAN
walaupun ditinggal pergi dan dikhianati,
namun tetap menanti dan mau memaafkan
Untuk para wanita…..
Siapakah Matahari yang ada di dalam kehidupanmu ?
Bila engkau sudah menemukan dan melihat Matahari
Dalam kehidupanmu. ..
pergi,lihat dan jangan pernah meninggalkannya.

Makhluk Terindah

gallery-msg-1127873674-21Makhluk Terindah
Dan sesiapa yang melihat dia akan mengakui, dialah makhluk terindah pernah diciptakan Tuhan. Dialah makhluk itu, makhluk yang bernama wanita.
Makhluk terindah yang pernah diciptakan Tuhan.
Lantaran keindahan yang teramat itu, maka perlu akan penjagaan, agar keindahan itu terpelihara menghiasi, mengharumi dan mewangi sepanjang zaman. Damai, tenteram, tenteram dan damai- sepanjang zaman.
Atas ihsan Tuhan yang mengenali tiap makhluknya, maka Tuhan memperkenalkan peraturan tertentu agar makhluk terindah itu terpelihara, mendamaikan dan menenteramkan seisi alam.
Kerana Tuhan itu yang mencipta, maka Tuhan sudah tentu mengetahui peraturan yang mampu menjaga makhluk terindah itu dari pada kerosakan dan kehancuran.
TUHAN… AKU INI SEORANG PEMBERONTAK! SEORANG PEMBERONTAK!
Dan dia menjadi gila. Dia rela mencemarkan keindahan dirinya denganmelanggar aturan Tuhan. Bermula saat dia melanggar aturan Tuhan, dia bukan lagi dia yang mendamaikan, sebaliknya dia sudah menjadi dia yang menghairahkan. Dia bukan lagi dia yang menenteramkan, sebaliknya dia sudah penjadi pengacau yang jahat dalam minda sesiapa sahaja yang memandangnya. Dia sudah menjadi dia yang gila saat dia melanggar aturan Tuhan sedang aturan itu perlu untuk dia kekal damai dan tenteram. Saat dia mempamerkan rambutnya, saat dia menyelak kerudung yang melitupi dadanya, saat dia menyentengkan lengannya. Dia sudah menjadi hina. Sedangkan sebelum ini, dialah makhluk terindah yang mendamaikan dan menenteramkan.
TUHAN… AKU INI PEMBERONTAK! SEORANG PENAGIH CINTA! CINTA!
Dan saat hormon berahi menguasai tiap penjuru jiwanya, dia terkulai tidak bermaya. Dia perlukan cinta. Dia rela menjadi pelacur asalkan bayarannya adalah cinta. Lantas dibiarkan tiap inci tubuhnya dijarahi, direlakan suaranya memujuk dan merayu, dihias tubuhnya secantik termampu, diukirnya senyum termanis, dibiarkan tubuhnya dirangkul, asalkan bayarannya nanti adalah cinta. Dia sudah menjadi pelacur demi cinta. Andailah dia mampu bersabar, dia akan kekal mulia sebagai makhluk terindah yang menenteramkan dan mendamaikan. Dia sudah tidak mampu berfikir, dia ketagihkan cinta. Dia melacur demi cinta. Dia sudah menjadi pelacur sedangkan sebelum ini dia adalah makhluk terindah yang mulus, suci, tenteram dan mendamaikan.
TUHAN… AKU INI PEMBERONTAK…. TUHAN….AKU INI PEMBERONTAK….
Dan malam yang dingin itu, butir-butir mutiara berguguran jatuh ke ribanya. Sedu dan sedan. Pilu. Sedih dan rintih. Damai dan tenteram. Pulang ke pangkal jalan. Kembali.
“Tuhanku, aku ini pemberontak, pelanggar hukumMu yang setia. Aku ingin kembali. Ingin pulang. Ingin membersihkan diri dari noda-noda hitam.” Air mata berguguran.
“Tuhan aku ini pendosa, bernilaikah taubatku di sisiMu, Tuhan?” Air mata berderaian.Taubat setulus itu, masakan Tuhan tidak menerima. Dan malam yang dingin itu, diresapi dengan damai fimanNya, mereka yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat dan beriman, sesungguhnya TuhanMu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-A’raf, 153)
Dan dia, lena dalam kerudung putihnya. Damai. Tenteram.

Aku Ingin Mencintaimu

Aku Ingin Mencintaimu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu,
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
tetapkan arahmu ke timur, berjalanlah terus, mataharimu ada disini
Semua rasa itu telah pergi
Dan entah kapan dia kan kembali
Mungkin hanya satu pintaku
Ku ingin selalu bersamamu
Walaupun hanya sekejap mata
Ku memandangimu
Ingin rasanya ku memelukmu, memengangmu dengan hangatnya tanpa ada satu kata pun keluar dari bibirmu
Malam yang dingin ini menyelimuti diriku seakan mengerti tentang diriku, malam ini ingin ku peluk diri mu dan mengucapkan selamat tidur untuk mu…Malam ini ingin ku pejamkan mata & bermimpi indah bersama mu…Semoga malam ini & Esok membawa langkah Cintamu Padaku…
Hadirnya aura-mu
Tlah meruntuhkan kesetiaan-ku
Kau bentangkan pelangi demi pijak kaki-ku
Rangkaian awan indah kau gapai demi selomuti galau kalbu-ku
Berontak-ku dalam cintamu membuat raga bermandikan kilauan bintang…..
Tak mampu kuhindaari,kau renggut kepedihan itu….
“sepi malam raga ini terbangun dari lamunan ingin menjadi peri, terbang di birunya awan
memetik satu bintang diantara beribu bintang yg berpijar
ibarat air kau tuangkan dan jangankau tumpahkan, nikmati dan jangan kau tinggalkan,
sepi mlm bertunduk aku pada Tuhan, agar maha dewi itu datang tuk menghapus cerita cinta
yang lama terdiam”
org blg emas itu berharga ak diam…
org blg intan itu berkilau ak diam…
tp pas org blg ad yg pngil nmmu ak nengok..trus blg…ak m’ncintainya…
Saya blh terima
kopi tanpa susu?Malam
tanpa lampu..Roti
tanpa madu..Burger
tanpa keju..
Tapi..aku tak boleh
terima kalau..
SUNYI
tanpa SMS dari dirimu
Inginku kirim BUNGA, takut ia kan
LAYU, ingin ku kirim SENYUM, takut tak DIBALAS, ingin ku kirim RINDU, takut
HASRAT tak ksmpaian. jadi, ku kurim DOA agr dirimu sht sllu disana..
Kukirim 1,000,000 senyuman,
1 untuk hari ini & kamu simpanlah 999,999 didalam hatimu.keluarkanlah 1 per 1 bila kamu mengingatiku, pasti kamu akan turut tersenyum?smile
(untuk ngelamar cewek)
untukmu, yang telah lama singgah di singgasana hatiku,
untukmu , dewi dari segala dewi, syair dari segala syair, keindahan dari segala keindahan
apakah engkau rela menghabiskan waktumu bersama angin? sedang tak pernah sedikitpun ia menaruh rasa cinta kepadamu , tak seperti aku yang tiap hari terus menerus mengucapkan perasaanku kepadamu dari hatiku..
apakah engkau rela berbagi cerita bersama malam? sedang tak pernah sedikitpun ia mendengarkan keluh resahmu, dan tak sepertiku yang selalu tahu segala kegundahan hatimu saat ini dan kemarin
kuharap syair ini mampu mengerti semua perasaanku terhadapmu, bahwa tak henti hentinya aku memikirkan kamu, menantikan jawabanmu, dan mengetahui keinginanmu
maukah engkau meniti kehidupan bersamaku? menjalani kehidupan bersamaku..
jangan dustai aku
karena engkaulah pencuri yang nyata bagiku
kaulah yang mencuri nyanyian lembah biru
jangan mendustaiku
sungguh engkau pencuri malam gulita; menggantikan dengan bayangmu
tiada yang dapat kuharapkan darimu selain ketulusanmu
katakanlah padaku , bahwa engkau berdusta
karena engkaulah yang mencuri hatiku
kepadamu wahai pencuri cintaku
kemanapun kau lari, kemanapun kau bersembunyi;
kukatakan kepadamu pencuri cinta-ku. aku mencarimu
kepadamu yang menambah berat perasaanku untuk pergi,
ku katakan aku mencarimu jiwa, hati dan perasaanku tlah kau miliki,
cinta, kasih dan sayangku tlah kau miliki, kukatakan padamu hatiku menginginkanmu
kepadamu wahai pencuri cintaku tidakkah kau merasa bahwa aku adalah pasangan hatimu; belahan jiwamu dan cinta bagimu
aku menginginkanmu, seperti kuinginkan impianku
Kekasih…
Laksana cermin dalam resonansi jiwa
Yang menggetarkan palung hati hingga keraga
Dan menghantarkan kehangatan bara
dari bekunya hati sang kelana
kekasih…
kesetiaan agung pada dera kerinduan
laksana pantai menanti ombak dalam pelukan
yang teredam pada dalamnya kebisuan
kekasih…
seperti bunga yang menjaga tingginya kuncup
pucuk-pucuk kasihmu tak juga meredup
mencumbui lautan sukma yang kuyup
dalam serenade desiran angin sayup
kekasih…
karang-karang kesabaran yang tumbuh di lubuk kalbu
meleburkan kebimbangan sang peragu
saat luka kuburkan semburat hasrat perindu
dari kelam kelabu cerita lalu
kekasih…
butiran hujan yang jatuh selayak mutiara
terbungkus rapi dalam kado asa
untuk kau buka jika saatnya tiba
andai mampu kusibak jendela masa
kekasih…
sanjung puji dalam serambi janji
terucap lugas pada paras sejati
demi ikrar atas cinta suci
rekatkan dua hati yang terpatri
Jujur ku katakan kepada mu
aku sayang kamu
Aku mencintaimu setulus hati ku
Bagi ku hanya kaulah penerang hidupku
T’lah berulang kali ku coba
Mencari pengganti dirimu
Membuka hati untuk yang lain
Namun semua sia-sia
Dan ternyata cinta ini hanya untuk mu
Mungkin memang aku yang bersalah
Karna ku tak pernah menjadi seperti apa yang kau mau
Andai ku memahami dirimu lebih dari segalanya
Pasti kau dan aku akan bersama selamanya
Tapi kini kau pergi tinggalkan aku
Kasih………….
Salah kah aku tak bisa menjaga hatimu di hati ku
Salah kah aku tak memahami dirimu
Kasih…………
Kini aku kan melupakan mu
Aku kan mencoba membuka hati tuk yang lain
Aku terus mencoba dan terus mencoba melupakanmu
Namun aku tetap tak bisa
Karma Hanya hati mu yang kini ada dihatiku
Sampai kapanpun kau kan selalu dihati ku
Dan sampai kapan pun aku tak kan bisa melupakanmu
kerinduan terdalam
entah mengapa…
setiap detik ku selalu mengingat wajahmu…
entah mengapa..
setiap ku merenung teringat namamu..
entah mengapa…
ini terjadi padaku
tak bisa kutahan gejolak rasa rindu
tak bisa kutahan mendengar suaramu
tak bisa kutahan ingin berjumpa denganmu
tak bisa kutahan derap langkahku segera menghampirimu.
ku mohon terus pertahankan rasa ini
kumohon jangan pisahkan ia dari diri.. ini
kumohon berikan kebahgian ini abadi
semoga ini menjadi cinta terakhir untuk ku.
Bilakah kerinduan yang merasuk
menjalar laksana virus yang mematikan setiap keresahan
Menumbuhkan titik titik cinta yang terbenam sejak lama
Tumbuh menerawang cahaya
Melihatmu,manatapmu,menjamah gulir air cinta
Yang bersemayam indah di antara 2 jiwa
Aku berdiri disini menatap derasnya alir cinta yang tercipta
Merangkai keindahan di antara pikir di balik gundah
Hey… bidadari yang tengah menerawang jauh
Mamandang waktu yang berpijak kata LOVE
Mancoba memeluk erat setiap bayangan
Akulah yang berdiri memandangmu jua
Berharap engkau melihatku berdiri tegak
Menopang ribuan cinta yang ku rangkai
Hanya untukmu
Semoga…itu untukmu…
sampai entah Tanganku kuat menopang nya…
Ataukah kau akan berdiri di sampingku mengangkat tinggi
Bersama rangkaian je suis tombe amoureux de toi
Sampai kita tak mampu lagi membuka mata
Lantunan kidung jiwa yang mengalun
Diantara hembusan hembusan nafas
Saat bibir terhenti sejenak untuk mengucap
Lonceng lonceng rindu bergema mencipta rangkaian nada
Untuk seberkas cinta yang terjalin sudah
Diantara senja
Rintihan malam membawa kedamaian hati
Saat dua hati melangkah mendekat manja
Mengikat cinta yang terdalam..
Rembulan tersenyum..
Bersama lesung pipit bintang
Memandang jauh dua insan
Laksana pijar bintang…
Cinta ini pun terangi jiwa yang gelap
Laksana panas api asmara…
Membakar bekunya darah yang menggumpal
Entah berapa lama
Menyejukkan hati bersama cinta yang kau hembuskan padaku sampai penghujung usia
Tolong obati sedihku
sedih yang tak terperikan
Aku tak perduli
meski dusta yang terucap
katakanlah walau hanya 1 kali saja;
katakan kau inginkanku berbaring disisimu
walau kutahu kau telah serahkan ragamu padanya
katakan kau ingin kubelai hitam rambutmu
walau kau berhias hanya untuk dirinya
Dustamu adalah untaian mutiara
saat kau berkata
kasihmu hanya untukku
Biar kubawa kata kata itu
kata terakhirmu itu
tuk temani malamku yang tak akan pernah bersamamu lagi
dan jangan bunuh aku
dengan kata…
kau tak pernah menyayangiku…
kenapa engkau selalu membuatku menderita
…….karna kamu adalah belahan jiwaku
“KLAU KAMU BELAHAN JIWAKU JADI KAMU………………………..:”KEMBARAN KU DONK…
“GARING”
Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran, pengorbanan dan romantisme
dalam suatu hubungan dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu,
tetapi hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Catatan Akhir Sekolah Part 2

CATATAN AKHIR SEKOLAH


Gak tau harus memulai dengan kata seperti apa , memulai darimana .. karena begitu banyak kenangan tentang kita .


awal melangkahkan kaki ke sekolah ini pun terasa asing . memasuki sudut kelas " 1MM1" pun terasa aneh dengan melihat suasana baru serta wajah-wajah baru . ya , kita belum saling mengenal . tapi dari situlah persahabatan tercipta .

1 tahun pertama kita saling mengenal dan berkumpul tanpa melihat AKU dan KAMU . terlihat indah . memang indah karena yang terlihat adalah KITA , bukan permusuhan.

tahun ke 2 berganti menjadi 2MM1 . saat itu mulai terlihat ketidak cocokan antara kita satu sama lain . mulai dari memandang status sosial , gaya berpakaian , bergaul dan perbedaan gaya hidup . tahun ke 2 begitu berat karena memang jelas saat itu kita terpecah .

tahun ke 3 berganti menjadi 3MM1 . di tahun ke 3 ini terasa tak berbeda dari 2 tahun sebelumnya . terpecah ? ya . kita terpecah antara bangku depan , dan bangku belakang .

bangku depan yang memang mencintai kebersamaan & ketenangan , dan bangku belakang yang memang mencintai kebersamaan dan canda tawa . bangku depan yang mayoritas adalah anak-anak berprestasi , dan bangku belakang yang mayoritas adalah anak-anak yang nakal . perbedaan itulah yang membuat kita semakin terpecah bahkan menimbulkan permusuhan .

itu memang fakta yang terlihat di antara kita semua .

sandiwara putih abu-abu ini akan segera mendekati kata "LULUS"

dan mungkin yang ada di pikiran kalian adalah perpisahan . but actually it's not a really good bye :) akhir adalah masa awal dimana kita akan membuka kehidupan yang sebenarnya .

kebersamaan kita indah , tak ada yang tak indah dalam CATATAN AKHIR SEKOLAH

sebuah pertemuan , perkenalan , pertemanan , persahabatan , percintaan , bahkan permusuhan dan kebencian  mengiringi perjalanan kisah kita disini , di sekolah ini .

dunia dan masa yang tak akan pernah kita lupakan , masa penuh perbedaan , penuh kenangan , penuh estetika .. yaitu putih abu-abu .

ingatkah kalian ketika kita tak ingin mendengar apa yang harusnya kita dengar ?

ingatkah kalian ketika kita tak mau menulis apa yg seharusnya kita tulis ?

ingatkah kalian ketika kita tak mau membaca apa yg seharusnya kita baca ?

ketika para bangku belakang sibuk sendiri dengan canda tawa kita di waktu pelajaran bahasa inggris berlangsung
ketika para bangku depan serius memperhatikan pelajaran matematika

ketika para teman laki-laki tak serius di pelajaran fisika

ketika para teman laki-laki heboh melihat "BU CANTIK" melintas di depan kelas

ketika para bangku belakang berkata , "KENAPA HARUS BANGKU BELAKANG ?" di saat wali kelas tercinta
menjadikan para bangku belakang menjadi sasaran empuk kemarahan beliau ketika keramaian ada di kelas kita

ketika para bangku belakang yang selalu dengan slogannya , " WHAT'S WAAWW .. PREETTT" , "BOCHOOORR BOCHOOORR" , "GAK MAU KOOOKK" , "IYO NEG AKU GELEM" , dll .

ketika para bangku depan serius dengan pelajaran agama dan proposal , dan kita para bangku belakang terlelap di alam mimpi masing-masing

ketika para bangku belakang banyak di berurusan dengan BP

ketika para bangku belakang tidur masal di Lab multimedia

dan kenangan-kenangan kita yang lain yang tak cukup bila hanya di tuangkan dalam kata-kata.

semua itu adalah hobi yang dulu kita lakukan semasa di bangku putih abu-abu . apakah kalian akan mengenangnya ?

sebentar lagi tak akan lagi terdengar suara rame kelas kita ,,
nyanyian-nyanyian kita , canda tawa kita ..

suara kemarahan dari bu sri kusbandiyah , "TAK TONYO WE !" , "KOWE PO NGGARAP" , "RA NIAT SKOLAH MULEEEHH !"

Suara teriakan bu elya , " KAPEETT, KAPET MASUK GAK ?" , "HAYO YANG BELUM BAYAR MODUL , ANGSURAN KE BALI ,." , "HEH .. AREK MBURI IKU YOOO"

suara khas dari pak mashudi ketika menerangkan bab molekul , "MOLEQUL MOLEQUL INI ...."

suara dari pak putu yang membuat kita gak berani rame , "TARIK TITIK C , KE TITIK D " , "HAALLAHH KAMU ITU NGOMONG APA" , "KEBO AJA BISA D ATUR"

dan guru-guru lainnya yang selalu memiliki kesan tersendiri ketika mengajar kita .

indah , indah , dan indah .. itu yang terekam jelas dalam benak ini

Persahabatan kita indah lebih dari sekedar indah yang telah menjadi darah abadi di tempat ini

Dan biarkan kami membuat alasan dimana engkau dapat tersenyum manis disana nantinya

Terimakasih untuk segalanya ....

pelajaran yang pernah engkau ajarkan indah penuh makna , penuh warna , dan penuh estetika dalam perjalanan 3 tahun masa putih abu-abu ini

teman adalah segalanya , karena jika tak ada teman .. kenangan ini tak mungkin ada untuk kita semua :)

masa smk kita punya cerita
tentang tawa , airmata , permusuhan , dan
yang paling penting adalah cinta
masa smk kita adalah
masa dimana kita bisa tertawa & menangis bersama
masa dimana kita bisa bermusuhan karna perbedaan
masa dimana kita tak pernah bersenang-senang sendiri
dan .. meja , kursi , papan , dan kelas ini
menjadi saksi bisu perjalanan hitam putih 3 tahun masa smk ini
dimana nanti kita akan merindukan semua canda tawa itu
kenanglah semua ini dalam senyuman kawan
karna tak ada aku , tapi kita:)

and please listen this song :)


BondanF2B-Kita Selamanya

ok..detak detik tirai mulai menutup panggung
tanda skenario..eyo..baru mulai diusung
lembaran kertas baru pun terbuka
tinggalkan yang lama,biarkan sang pena berlaga


kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
masa jaya putih biru atau abu-abu hey!
memori crita cinta aku, dia dan kamu


Saat dia, dia, dia masuki alam pikiran
ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
cinta masa sekolah yang pernah terjadi
dat was the moment a part of sweet memory
kita membumi, melangkah berdua
kita ciptakan hangat sebuah cerita
mulai dewasa, cemburu dan bunga
finally now, its our time to make a history


Bergegaslah, kawan..tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan, saling berpelukan.
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat..kita untuk slamanya!


Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
satu cerita teringat di dalam hati
karena kau berharga dalam hidupku, teman
untuk satu pijakan menuju masa depan

saat duka bersama, tawa bersama
berpacu dalam prestasi..huh! hal yang biasa
satu per satu memori terekam
di dalam api semangat yang tak mudah padam
kuyakin kau pasti sama dengan diriku
pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
kawan..kau tahu, kawan..kau tahu kan?
beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan.

Catatan Akhir Sekolah

KEBERSAMAAN YANG TELAH PERGI


Sobat
3 tahun kita lalui bersama
3 tahun kita saling berbagi
3 tahun kita mengukir berbagai kenangan
Tawa, canda, tangis, bahkan amarah
Ikut menghiasi 3 tahun kebersamaan kita
Sobat
Waktu berjalan dengan sangat cepat
Tanpa pernah kita menyadarinya
3 tahun kebersamaan kita
Kini telah berlalu
Hey sobat
Kebersamaan kita memang telah pergi
Namun sadarlah sobat
Kenangan kita akan tetap abadi
Aku harap, jika kita bertemu kembali nanti
Kebersamaan itu akan kembali terulang
Bukan dengan cerita yang dulu
Tapi dengan cerita – cerita yang baru

Aku Sayang Dia

  "AKU SAYANG DIA"

Sedikit prakata : Ini gak bisa dibilang cerbung, karena emang ceritanya gak bersambung. Mungkin masih bisa dibilang cerpen dengan banyak sekuel kali yak?? XD Ah, aku gak tau harus menyebut cerita ini sebagai apa.. Yang pasti cerita ini berisi halaman-halaman diary sang tokoh utama.. Satu kali post, satu halaman, jadi kita lihat sampai kapan cerita ini akan berjalan.. Ok, happy reading.. Hope u like it :)
  
* * *

           Aku membuka halaman pertama dari buku diary berwarna biru langit yang ada di tanganku ini. Lalu mengambil pulpen hitam dari tempat pensilku, kemudian tanganku mulai menari-nari di atas kertas biru itu, mengisi halaman pertama buku diary itu.

Dear Diary,

Ini halaman pertama dari diary ini. Kenapa? Karena diary ini bakal diisi dengan semua kisah aku dengannya. Menurutku sih dia itu cowok paling unik yang pernah aku temui. Dia ngasih diary ini ke aku setelah aku menerima dia sebagai kekasihku. Yap, tadi sore aku baru aja menerima dia. Dan saat dia ngantar aku balik ke rumah, dia ngasih diary ini ke aku, untuk aku tulisi semua kenangan tentang aku dan dia. Dasar aneh, tapi AKU SAYANG DIA!!! >.<

            Aku menutup diaryku dengan senyum yang tidak lepas dari wajahku. Ah, dia memang membuatku jatuh cinta kepadanya. Sikap dia yang unik itu membuat dia berbeda dengan cowok-cowok lain yang seringnya memberikan hadiah seperti bunga, coklat, atau boneka kepada calon ceweknya saat menyatakan perasaan mereka. Tapi dia justru memberiku diary ini. Diary dengan warna favoritku.

            Ingatanku kembali melayang pada kejadian sore tadi. Kejadian yang memulai cerita ini.

= = | | = = | | = =

            “Apaan sih, Zy? Main narik-narik aja, sakit tau” protesku pada Ozy yang saat keluar dari kelas tadi langsung menarik tanganku menjauhi yang lain. Sadar gak sih dia kalau hari sudah semakin sore?

            Ozy menoleh ke arahku lalu melempar senyuman kecil kepadaku. “Sorry” sahutnya pendek. Dia langsung merubah genggamannya dari pergelangan tanganku menjadi menggenggam jemariku hangat, membuatku terdiam begitu saja.

            Mungkin karena melihat aku yang tidak memprotes tindakannya lagi, dia langsung kembali berjalan santai ke arah tujuannya -yang tidak aku ketahui- dengan tangan kanannya yang menggenggan tanganku sedangkan tangan lainnya terselip di saku celana abu-abunya.

            “Zy, ini udah sore banget. Kita mau kemana sih?” tanyaku heran.

            “Sebentar aja, Cha. Janji deh, aku yang antar kamu sampai ke rumah” katanya tanpa menoleh ke arahku.

            Aku hanya bisa menghela nafas pasrah mendengar ucapannya itu, dan kembali mengikuti kemana pun dia membawaku saat ini. Toh, dia sudah berjanji akan mengantarku kan? Jadi aku tidak perlu takut tidak mendapatkan bus untuk pulang.
            Tidak lama, aku tau kemana dia akan membawaku. Ke ruang musik! Ruangan favoritnya! Tapi, apa yang akan dia lakukan?
            Dia membuka pintu ruang musik, dan membawa aku masuk ke sana. Aku sukses di buat terpaku saat melihat suasana ruang musik yang berubah menjadi lebih romantis. Ada banyak bunga mawar putih -bunga favoritku- di sana, tersusun rapi membentuk gambar hari. Di tengah-tengah hati itu ada dua buah kursi yang berhadapan, dan dia membawaku untuk duduk di sana.
            Dia mengambil gitar dan duduk di hadapanku. Detik selanjutnya dia sudah memetik senar gitar itu membentuk sebuah alunan nada, suaranya pun ikut menyanyikan lagu yang dimainkannya itu. Dan semua ini membuatku TERPESONA!!

“Melihat tawamu mendengar senandungmu
Terlihat jelas dimataku warna-warna indahmu
Menatap langkahmu meratapi kisah hidupmu
Terlukis jelas bahwa hatimu
Anugrah terindah yang pernah kumiliki
Sifat nan selalu redakan ambisiku
Tepikan khilafku dari bunga yang layu
Saat kau disisiku kembali dunia ceria
Tegaskan bahwa kamu
Anugrah terindah yang pernah kumiliki
Belai lembut jarimu sejuk tatap wajahmu
Hangat peluk janjimu
Belai lembut jarimu sejuk tatap wajahmu
Hangat peluk janjimu
Anugrah terindah yang pernah kumiliki”

            Dia mengakhiri ‘konser’ singkatnya itu, lalu meletakkan gitarnya di bawah. Tangannya kemudian mengambil tanganku dan menggenggamnya hangat. Ah, kenapa jantungku mendadak berdebar lebih kencang begini sih?
            “Cha, mungkin aku gak bisa seromantis cowok lain. Mungkin aku gak sekeren Cakka, gak sepintar Rio, ataupun gak sedewasa Gabriel. Tapi inilah aku, Cha, hanya seorang Ozy yang jail, narsis, bandel, dan kekanak-kanakan. Dari dulu aku udah nyimpan perasaan ini untuk kamu, Cha, aku ragu untuk mengungkapkannya karena semua kekurangan aku. Tapi semenjak kita dekat, aku sadar kalau kamu juga gak seperti cewek lain yang hanya melihat orang dari kelebihannya, tapi juga dapat menerima kekurangannya”. Dia menarik nafas panjang kemudian menghembuskan perlahan. Dia menatapku lagi, tepat pada kedua mataku. “Jadi, maukah kamu menerima aku sebagai kekasihku dengan segala kekurangan yang aku miliki?” tanyanya langsung.
            Aku sempat terdiam beberapa saat. Aku memang tau kalau dia itu jail, narsis, bandel, kekanak-kanakan, dan sering mengangguku. Tapi, semua itu sering membuatku merindukannya. Apakah aku harus menerimanya?
            “Cha” panggilannya membuatku tersadar.
            Aku menghela nafas pelan, meyakinkan diriku bahwa keputusanku ini tepat. “Aku tau kok kamu itu jail, narsis, kekanak-kanakan, bandel, dan sering banget gangguin aku. Tapi, yang perlu kamu tau, semua itu justru sering bikin aku kangen sama kamu. Sepertinya hari aku bakal gak lengkap kalau gak diisi dengan semua tingkah kamu itu. Jadi, aku mau menerima kamu sebagai kekasihku” tuturku panjang lebar. Senyuman tulus dari hati ku berikan untuknya.
            Senyuman lebar langsung terukir di wajahnya. Dia kemudian mengacak-acak rambutku lembut. “Makasih udah mau nerima aku ya, Cha” tuturnya tulus.
            Aku mengangguk kecil. “Zy, sebentar ya” kataku sambil meloncat turun dari kursi tinggi yang sejak tadi aku duduki. Aku melangkah ke arah piano putih dan duduk di hadapan piano itu. Detik selanjutnya jari-jariku sudah menari lincah di atas barisan hitam putih di hadapanku ini, membentuk sebuah alunan nada. Aku ingin membalas nyanyiannya tadi.

“Denganmu sepiku kan berganti
Berganti keindahan yang belum pernah kurasa
Gemuruh gelora di jiwaku
Taklukan keraguan dan ketakutan hatiku
Selamat datang cinta di hatiku
Ku sambut hadirmu
Berikan aku cinta rahasia kehidupan
Tanpa engkau cinta aku buta
Kau cahaya hati
Cinta tak pernah salah dalam memilih”

            Dia berjalan mendekatiku, saat aku sudah mengakhiri nyanyianku. “Makasih buat lagunya” katanya dengan senyum khas yang terukir di wajahnya. Dia mengulurkan tangannya ke arahku, “Yuk pulang. Udah sore banget nih” ajaknya.
            Aku hanya mengangguk sambil menyambut uluran tangannya. Aku dapat merasakan dia menggenggam tanganku erat, seakan tidak ingin melepaskannya lagi. Dia membawaku keluar dari ruang musik, dan melangkah riang keluar dari sekolah.

^ ^ ^

            Dia menghentikan motornya tepat di depan rumahku. Aku turun dari boncengannya, kemudian kembali berbalik menatapnya. “Makasih ya Zy” kataku singkat.
            Dia tersenyum manis, kemudian menarik sebuah buku dari dalam ranselnya. Dia menyodorkan buku itu ke arahku, yang langsung aku terima sambil menatapnya heran. “Ini buku diary buat kamu. Kamu tau kenapa aku ngasih diary ini ke kamu?” tanyanya.
            Aku menggeleng kecil. Jelas saja aku tidak tau. Sepertinya baru dia yang ngasih hadiah ke ceweknya sebuah buku diary, bukan bunga atau sejenis itulah.
            “Karena aku tau kamu suka nulis. Jadi aku harap kamu mau mengisi buku diary itu dengan suka duka saat bersamaku. Aku mau kamu ceritain semua kenangan kita di diary itu, mau itu kenangan manis ataupun pahit. Diary itu bakal jadi saksi bisu perjalanan cinta kita, sayang” tuturnya panjang lebar sambil menatapku lembut.
            Aku mengangguk mengerti. “Aku janji bakal isi diary ini sesuai seperti yang kamu minta” janjiku.
            Dia mengacak-acak rambutku pelan, senyum khasnya tetap terukir di wajahnya itu. “Ya udah aku pulang ya. Kamu langsung istirahat ya. I love you, Acha” katanya lembut, kemudian mengecup keningku lembut.
            “I love you too, Ozy” balasku pelan.
            Dia kembali tersenyum ke arahku sebelum melajukan motornya kembali. Aku terus menatapnya hingga dia menghilang dari pandanganku.


            Aku memeluk diaryku erat. Hari ini adalah hari yang indah. Dan semua itu karena hadirnya dia. Aku sangat bahagia bisa mendapatkannya!! >.<
            Apa yang akan terjadi ke depannya ya??

* * *

Ok, untuk bagian ini selesai..
Ada yang ingin memberikan komentarnya?? XD
Tunggu halaman-halaman diary selanjutnya yaa..

Pengagum Rahasiaku

Untukmu yang selama ini hanya bisa kukagumi dari jauh

Aku yang hanya bisa melihatmu dari jauh
Aku yang hanya bisa melihatmu dari jauh via www.windows8wallpaperhd.com
Apa kabarmu sekarang?
Ah, aneh sekali aku ini. Sebenarnya kenapa pula aku harus repot bertanya? Toh sejujurnya aku sudah tahu kabar beritamu. Setiap pagi, setelah ibadah dan bebersih badan — membaca lini masa dan kicauanmu di media sosial jadi kebiasaan yang tak pernah kulewatkan. Kalau saja kau menemukan tulisan ini dan tahu bahwa kata-kata yang sedang kau baca adalah tentangmu kujamin kau hanya akan terkekeh pelan mengetahui betapa picisannya aku.
Rasanya aku tak keberatan kalau harus kehabisan roti tawar hingga tak bisa sarapan. Selama masih bisa mengetahui kabarmu, lapar sepertinya masih bisa kutahan.
Tapi untuk hari ini, aku ingin kau tahu sesuatu. Aku tak peduli jika kau bilang aku pecundang. Kau juga boleh menganggapku orang yang tak punya keberanian. Saat kalimat pengakuan hanya bisa kuucapkan dengan terbata, izinkan tulisan ini jadi perantaranya.


Singkatnya perkenalan tak kusangka bisa membuatku jatuh begitu dalam

Pertama kali berkenalan
Pertama kali berkenalan via marvel-movies.wikia.com
Apakah kau masih ingat pagi itu? Perkenalan singkat karena kau hanya tanya siapa namaku. Lalu kau melontarkan guyonan yang membuatku terkekeh riang. Tentu saja kita tidak berduaan. Ada aku, kau, dan teman-teman kita di sekitaran. Anehnya, meski hanya sekilas perjumpaan denganmu tak bisa begitu saja kulupakan.
Sampai hari ini aku masih ingat suara tawamu yang renyah. Bagaimana ujung matamu berkerut ketika tersenyum lebar. Bibirmu yang otomatis kau gigit saat tak bisa menjawab berbagai ejekan yang kami lontarkan. Aku merasa kau orang yang menyenangkan. Aku ingin mengenalmu lebih dalam.
Pertemuan kita berikutnya pun tak kalah biasanya. Kau dan aku bertemu di acara makan bersama, berbagi meja dan mengambil lauk dari satu piring yang sama. Di tengah kelakar teman-teman yang memekakakkan telinga, senyuman ramah itu kembali kutemukan. Melihat sunggingan bibirmu saja sudah membuatku meremang. Ah, atau hanya aku yang terlalu percaya diri merasa bahwa senyuman itu untukku?
Tapi bukankah jatuh hati memang selalu sepaket dengan kebiasaan menduga-duga? Cinta sering mengaburkan logika dan membuat kita jadi manusia yang lihai memanipulasi fakta.
Mulai saat itu, aku ingin menciptakan momen agar kita bisa kembali bersama. Memendam rasa seperti ini kadang membuatku merasa gila.


Mengagumimu sekian lama, tanpa sadar membentukku jadi pengamat tingkat dewa

Terkadang tidak tidak benar-benar berani melihatmu
Terkadang tidak tidak benar-benar berani melihatmu via www.freehdwall.net
Buatku, ujian berat adalah saat kau dan aku harus duduk berhadapan : mau tak mau harus saling berpandangan. Aku khawatir kau bisa menangkap binar lain dari mataku. Jika kau pandangi dengan dalam sekian lama, bisa-bisa rasa yang selama ini hanya kupegang erat tumpah — menguak ke udara. Aroma cinta yang telah kulipat rapi sekian lama tak bisa kujamin tak sampai ke hidungmu yang hanya sejengkal dekatnya.
Meski tanpa harus saling memandang mata, ketahuilah bahwa kau dan hal-hal kecil tentangmu tak pernah tersingkir dari kepala.
Aku sering mengkhawatirkan bekas luka di dagumu yang kau biarkan mengering begitu saja tanpa pernah tersentuh antiseptik.
Kebiasaanmu menunda jika soal kesehatan. Sudahkah sakit kepala sebelah yang datang setiap kau kelelahan itu kau konsultasikan?
Masihkah kau pelupa, hingga meninggalkan map berisi dokumen penting di atas jok kendaraan yang terparkir tanpa penjagaan?
Kancing bawah kemejamu yang sering terpasang seadanya. Membuatku ingin menawarkan tangan untuk membenahinya.
Menyukaimu sekian lama memang membuatku jadi orang yang pintar membaca pertanda. Mataku terbiasa menyapu tempat parkir di setiap pagi, mencari kendaraanmu yang sudah terparkir rapi. Jika kendaraanmu tak ada, tandanya kau sedang sibuk dengan kegiatan sampinganmu yang memang bejibun jumlahnya. Atau, kau hanya sedang malas dan ingin merebahkan badan saja sepanjang hari — membayar jam tidur yang sudah tergadai sepekan lalu.
Kau barangkali tak menyadari betapa aku memperhatikanmu. Kau memang tak perlu tahu. Cukuplah kupastikan hidupmu mulus berjalan dan tak kekurangan. Hanya memandangmu dari jauh pun, aku tak pernah keberatan.
Kata teman-temanku aku memang sudah jatuh cinta padamu. Kadang aku heran, apakah cinta memang selalu segila ini? Pikiranku seperti pohon natal yang bercabang. Di setiap ujung tangkainya, kau lah yang jadi muara penantian panjang.


Kuakui. Sesekali pikiranku melayang begitu saja ke suatu tempat yang kuharap bisa dinamai “Kita” 

Aku bisa menghiburmu setiap saat, jika kau mau
Aku bisa menghiburmu setiap saat, jika kau mau via www.samhurdphotography.com
Orang bilang pengharapan adalah sumber sakit hati yang paling tak terelakkan. Dan aku, adalah orang keras kepala yang rela pasang badan untuk menerima sakit yang kelak berdatangan. Jujur, aku sering membayangkan bagaimana rasanya jika kelak kita bisa bersama. Menyatukan 2 ke-aku-an kita jadi satu “kita” yang tak terpisah spasi dan jeda.
Sesekali aku suka mengamatimu yang sedang sibuk dengan buku teks di perpustakaan. Aku juga sering mencuri pandang waktu kau terlihat serius menggarap pekerjaan. Andai, aku berani kesisimu. Menemani jenuhmu yang mungkin saja tiba-tiba menyerang. Jika saja aku bisa menemanimu makan siang. Akan kupilihkan menu makanan yang wajib mengandung sayuran.
Sembari makan, kita bisa banyak berbincang. Kau mungkin gatal bercerita tentang perkembangan isu politik yang bagimu selalu menarik untuk didiskusikan. Aku akan mendengarkan, sembari sesekali menimpali dan memberi masukan. Saat lelah dengan topik serius, kita bisa bertukar cerita soal film dan lagu yang kini jadi bahan pembicaraan. Apapun topik yang kau bawa ke meja perbincangan, aku akan dengan senang hati mendengarkan.
Jika “kita” itu memang ada. Kuharap, langkah yang kuambil saat ini memang mengarah ke sana. Kau memang selalu mengisi pikiranku. Aku ingin melakukan ini dan itu. Tapi pada akhirnya jalan terbaik menurutku adalah diam, mengamatimu, sembari terus membawa namamu dalam dawai-dawai doa nan bisu.


Menyayangimu tanpa pernah mengungkapkannya — membuatku tahu: cinta yang paling baik adalah cinta yang tetap sederhana

Maafkan aku yang tidak bisa berbuat apa-apa
Maafkan aku yang tidak bisa berbuat apa-apa via loveizlyf.blogspot.com
Sebelum jatuh hati padamu tanpa rencana, kupikir cinta selalu dipenuhi cokelat-warna pink-dan bunga. Aku tak pernah sadar bahwa sebaik-baik cinta adalah rasa yang tetap membumi dan sederhana.
Siang itu, pertama kalinya melihatmu terkulai lemah di rumah sakit. Aku hanya bisa terdiam. Aku merasa tidak berguna. Mencintaimu, tapi tak bisa menjagamu. Aku ingin sekali menyeka keringatmu, mengambilkanmu obat, atau menyuapi sarapanmu yang susah sekali kau telan. Aku merasa bisa mendampingimu yang sedah butuh pegangan.
Melihatmu dalam titik hidup yang paling rendah membuatku tahu. Kebahagiaanku bukan semata bersumber pada keberhasilan untuk memilikimu. Melihatmu cukup dan genap saja sudah membuatku mengucap syukur yang tak ada habisnya. Bisa memilikimu adalah bonus dari sekian banyak rapal doa yang tak pernah alpa kukirimkan di penghujung-penghujung malam.
Jika toh aku harus merelakanmu, paling tidak aku pernah mengusahakanmu dalam pengharapan.



Bersama atau tidaknya kita nanti, kau tetap perlu tahu. Kehadiranmu tak pernah kusesali. Keberadaanmu mengajarkanku banyak hal yang harus kusyukuri

Bersama atau tidaknya kita nanti.....
Bersama atau tidaknya kita nanti….. via galleryhip.com
Sebagai manusia biasa, tentu aku ingin kita bisa bersama. Sudah terbayangkann betapa menyenangkannya hari-hari waktu kamu selalu bisa ditemukan di sisi. Tapi jika pun rencana dan harapan itu tak terwujud, keberadaanmu tak pernah kusesali.
Kau mengajarkanku bahwa cinta adalah perkara memberi. Menjadi sebaik-baik pribadi, tanpa perlu khawatir apakah kasih yang sebesar itu akan kembali.
Kehadiranmu membuatku percaya. Bahwa cinta selalu berada di bawah tanganNya yang paling kuasa. Beberapa hal perlu diusahakan, namun hasil akhirnya hanya butuh diserahkan.
Mencintaimu dalam diam sekian lama membuat mataku terbuka: begitu banyak bentuk usaha yang bisa dilakukan di luar merayu dan mengobral janji manis belaka.

Terima kasih, sudah pernah ada. Terima kasih atas pelajaran yang kau bawa tanpa harus mencekokiku dengan ceramah yang berentet panjangnya.
Jika kelak kita bersatu, tak perlu kau khawatir. Kau mendapatkanku, orang yang selama ini dalam diam terus mendoakan berbagai kebaikan untukmu.
Namun jika takdir kita memang bukan jadi satu — kau pun harus camkan ini dalam kepalamu. Doa-doa itu tak pernah hilang. Apapun yang terjadi, kamu tak akan kehilangan seorang pemohon kebaikan yang handal.
Selamat melanjutkan perjalanan. Semoga kelak kita bertemu di satu persimpangan yang memang telah tertakdirkan.



Dariku,
Yang dalam diam selalu mengagumimu.